Jumat, 20 Januari 2012

Masih Sementara

Blog ini baru dibuka kembali. masih dicari konten yang tepat. Trima kasih

Minggu, 03 Agustus 2008

Dunia Anak


Mela_Firraz, Dunianya adalah Dunia Anak


Seperti kebanyakan orang tua lainnya, saat bujangan atau setelah menikah dan menunggu kelahiran anak pertama, aku sering bercita-cita. Cita-cita kalau sudah menjadi seorang ayah. Aku bertekad untuk menjadi seorang ayah yang terbaik buat anak-anakku. Ayah yang akan selalu membimbing mereka, menyabari mereka dan lain-lain yang terbaik buat mereka.



Melafirraz di Ule
Aku memulai cita-cita itu dengan menemani dan menyaksikan saat-saat kelahiran Mela, putri pertamaku. Selanjutnya seluruh curahan kasih sayang tercurah untuk Mela. Siang malam bersama istri aku bergantian merawat dan menyayangi Mela. Setiap hari aku buka buku teori tentang mendidik dan merawat anak dari berbagai sumber. Saat aku gendong, buku ditangan selalu kubacakan buat Mela. Tak peduli apakah itu berarti atau tidak buatnya. Aku hanya pernah baca bahwa membacakan buku-buku dengan akan merangsang kecerdasan anak. Meski ia belum mengerti isi buku tersebut.
Demikian pula untuk kesehatannya. Buku tumbuh kembang anak selalu menemani tumbuh kembangnya. ASI menjadi hal penting yang kami perhatikan. Teori tentang kolostrum dan ASI eksklusif benar-benar kami praktekkan. Alhamdulillah. Mungkin karena hal itu seingatku Mela jarang sekali sakit. Seingatku, Mela hanya pernah sakit yang ”agak keras” ketika ia mungkin masuk angin saat pulang dari Surabaya.

Bermimpi Punya Rumah


Firraz, Senang meski baru nmemiliki baruga

Punya rumah adalah mimpi. Mimpi itu terus kami pupuk hingga kini. Hingga kami bisa sedikit demi sedikit mengumpulkan rupiah untuk membangun rumah. Alhamdulillah bertahap kami bisa membeli tanah di kawasan Santi Baru beberapa tahun silam. Lokasi yang kini sangat strategis. Karena terletak ditengah-tengah Kota Bima. Lokasi yang kini harganya sampai 20 juta/are. Alhamdulillah tahun 2004 kmarin kami bisa membeli tanah 3 are. Alhamdulillah juga karena ada pertukaran tanahku kini sertifikat luasnya jadi 3.5 are. Lebih dari cukup untuk membangun sebuah rumah impian.
Impian, karena hingga kini kami belum bisa membangunnya. Hanya sebuah ”baruga” kami buat sekedar tempat duduk-duduk di sana.
Kini, mimpi itu mulai mendekati kenyataan. Bahan-bahan bangunan sudah kami beli sedikit demi sedikit. Kayu untuk kusen sudah di beli januari lalu, semen 120 sak sudah dibeli mei lalu, besi 10’ 71 batang sudah dibeli mei lalu. Batu dan pasir untuk pondasi sudah ditumpuk di lokasi sebelum BBM naik. Bahkan kayu untuk kap sudah dipesan. Hari ini bata nya datang. Semuanya insyaAllah sudah ada. Semoga Ya, Allah dalam waktu dekat kami bisa membangun rumah untuk Mela Firraz.

Mela, Kini Sudah Masuk TK


Mela, Yang kini Sekolah di TKIT Insan kamil


Tidak terasa waktu terus bergulir. Kemarin dia masih bayi. Bahkan sebelumnya masih aku ingat saat dia dilahirkan. Masih merah.
Setelah dua tahun menunggu, akhirnya tahun ketiga Farah Ika Melati lahir. Anak yang cantik kesanku. Banggaku pada Farah Ika Melati tak terkira. Secara bergantian kami merawatnya dengan cinta dan kasih sayang. Siang sama aku, sore sama ibunya. Begitu terus hingga berumur 1 tahun. Farah Ika Melati, benar-benar menyenangkan.
Ketika istriku mengikuti kegiatan kantor selama 2 minggu. Aku sengaja mengambil cuti untuk menemani Farah Ika Melati. Kemana-mana aku temani. Kami hanya berdua dirumah. Benar-benar pengalaman yang menyenangkan sebagai seorang bapak. Farah Ika Melati yang lucu, menggemaskan, yang hanya tidur berdua sama aku kala ibunya tidak ada. Makan nasi doang sambil menutup mata kala lauk tidak bisa ku buat. Tetap semangat untuk makan.

Minggu, 06 Juli 2008

Mengajari Anak Membaca

SEJAK BARU LAHIR



Adib (5 bln)_di ajar baca oleh mbak Mela
Apapun kecerdasan yang ingin kita bangun pada anak, akarnya adalah BAHASA. Sayangnya banyak sekali guru dan bahkan mereka yang di sebut ahli psikologi salah memahami karena terjebak oleh persepsinya sendiri tentang kecerdasan majemuk.

Namanya Lev Vygotsky. Satu diantara pakar psikologi Rusia yang namanya mencuat. Sumbangannya yang sangat berharga bagi dunia psikologi dan pendidikan adalah teorinya yang berhasil menunjukan bahwa BAHASA memegang peranan penting (plays a central role) dalam perkembangan kognitif anak. Pembelajaran berbahasa mempengaruhi cara seseorang berpikir tentang dunia. Sebagai contoh, anak yang belajar berbahasa ilmiah tentang klasifikasi akan akan berpikir dengan cara yang berbeda tentang tugas klasifikasi daripada anak yang tidak belajar bahasa seperti itu. Dan anda tahu, kemampuan melakukan klasifikasi merupakan pijakan dasar kecerdasan logis matematik.
Peran strategis bahasa dalam mengembangkan semua jenis kecerdasan anak, terutama di usia dini, mendorong Robert E. Owens, Jr., Ph.D., guru besar di State University of New York di Geneseo untuk menulis sebuah buku yang sangat mudah dicerna oleh guru TPA maupun orang tua. Buku yang berjudul Help Your Baby Talk ini memperkenalkan kepada kita metode komunikasi yang membuat bayi lebih bahagia dan lebih cerdas! Ada langkah-langkah praktis yang sarankan oleh Owens untuk menstimulasi kemampuan berbahasa anak-anak kita dari baru lahir sampai umur dua tahun!

Dampak Penelantaran

TERHADAP PERKEMBANGAN OTAK ANAK

Jangan anggap remeh penganiayaan dan penelantaran anak, karena tindakan tersebut akan mengganggu perkembangan sel-sel otak. Bukan cuma itu. Nantinya, si kecil akan melalui masa dewasanya dengan berbagai masalah psikologis.

Adib Lazuardi (5,5 bln)
Penganiayaan dan penelantaran anak memang terdengar begitu akrab di telinga kita. Karena, hal ini bisa menimpa anak siapa saja. Bisa anak tetangga, kenalan atau keluarga sendiri. Penelitian telah membuktikan, tindakan semena-mena tersebut telah banyak menimbulkan korban, termasuk pada perkembangan otak si kecil itu sendiri. Lalu, sejauh mana perkembangan otak anak akan terganggu akibat penganiayaan dan peneiantaran tersebut?

Gangguannya bisa permanen
Hingga kini, para peneliti dari Rumah Sakit McLean, Massachusetts, Amerika Serikat, telah menemukan 4 macam gangguan otak yang diakibatkan oleh pengani¬ayaan dan penelantaran anak-anak. Bahkan, pada jurnal Cerebrum edisi musim gugur 2000 disebutkan, para peneliti juga menemukan bukti bahwa gangguan dalam per¬kembangan otak yang terjadi sejak dini ini dapat menyebabkan gangguan pada saat anak dewasa, seperti rasa cemas dan depresi.

Jumat, 13 Juni 2008

Senangnya Pakai E51

Bulan april lalu aku membeli Nokia E51. harganya Rp. 2.390.000. Aku mulai mecoba memakainya. spesifikasi awal yang kuinginkan dari handphone tersebut adalah mampu membantuku untu ber-internet.
benar-benar memenuhi keinginan dan seleraku. dipadu dengan kartu IM3 semakin klop. entah internet langsung di HP atau ku sambung dengan laptopku. sama-sama mudah dan enak. pilihannya kalau cuma sekedar baca WAP cukup dengan setingan volume base (Rp. 1/kb), tapi kalau untuk melihat web utuh aku menggunakan time base (Rp. 100/menit). jadi kalau sekedar membaca WAP Detik Portal lebih kurang 15-20 halaman hanya keluar uang lebih kurang Rp.100-150. jadi E51+IM3 klop dah. tidak nyesal aku tambah nomor HP dan sedikit demi sedikit meninggalkan AS yang muahal vouchernya.