Mela_Firraz, Dunianya adalah Dunia Anak
Seperti kebanyakan orang tua lainnya, saat bujangan
atau setelah menikah dan menunggu kelahiran anak pertama, aku sering
bercita-cita. Cita-cita kalau sudah menjadi seorang ayah. Aku bertekad untuk
menjadi seorang ayah yang terbaik buat anak-anakku. Ayah yang akan selalu
membimbing mereka, menyabari mereka dan lain-lain yang terbaik buat mereka.
![]() |
| Melafirraz di Ule |
Aku memulai cita-cita itu dengan menemani dan
menyaksikan saat-saat kelahiran Mela, putri pertamaku. Selanjutnya seluruh
curahan kasih sayang tercurah untuk Mela. Siang malam bersama istri aku
bergantian merawat dan menyayangi Mela. Setiap hari aku buka buku teori tentang
mendidik dan merawat anak dari berbagai sumber. Saat aku gendong, buku ditangan
selalu kubacakan buat Mela. Tak peduli apakah itu berarti atau tidak buatnya.
Aku hanya pernah baca bahwa membacakan buku-buku dengan akan merangsang
kecerdasan anak. Meski ia belum mengerti isi buku tersebut.
Demikian pula untuk kesehatannya. Buku tumbuh kembang
anak selalu menemani tumbuh kembangnya. ASI menjadi hal penting yang kami
perhatikan. Teori tentang kolostrum dan ASI eksklusif benar-benar kami
praktekkan. Alhamdulillah. Mungkin karena hal itu seingatku Mela jarang sekali
sakit. Seingatku, Mela hanya pernah sakit yang ”agak keras” ketika ia mungkin
masuk angin saat pulang dari Surabaya.


